Sabtu, 11 Januari 2020


"Skenario Allah"
Ketika salam tak bertemu jawaban. Ketika temu harus bertemu siklusnya. Dan nyatanya, selalu berujung pada sapa terakhir dan tak lagi tampak.
Bila ku putar kembali, meski sedikit berjuang keras untuk melihat deskripsi waktu itu, ternyata aku melihat dia ada disana. Mencoba malu-malu dan menjadi orang yang pertama, menyapa sambil mengulurkan sesuatu... Jelasnya itu yang pertama.
Kini, skenario Allah Yang Maha Mengetahui telah menjawab. Tak ada yang tak baik, yang tak baik hanyalah prasangka manusia saja. Seperti merasa paling tahu padahal Allah yang Maha Mengetahui.
Terimakasih sudah mengunjungi dan mengukir jalan history, semoga tak jadi histeris dan berujung pandangan sinis.
Ibarat biskuit yang masuk kedalam teh. Sudah menjadi takdir nya untuk luluh ditelan air, meski nama tetap sama. Tapi... Tentu rasa telah berbeda.